-->

Ratusan Anak TKN IDATA Peusangan Meriahkan Karnaval Pakaian Adat dan Profesi

12 September, 2026, 15.57 WIB Last Updated 2026-09-12T08:57:28Z
LINTAS ATJEH| BIREUEN - Ratusan peserta yang terdiri dari anak-anak Taman Kanak-Kanak Negeri (TKN) IDATA Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh, mengikuti karnaval pakaian adat dan pakaian profesi di Jalan Nasional kawasan Simpang Empat Peusangan, Sabtu (12/09/2026) pagi.

Karnaval tersebut diikuti seluruh anak didik TKN IDATA yang berjumlah ratusan peserta, didampingi para guru serta orang tua atau wali murid. Mereka tampil dengan berbagai pakaian khas daerah dan seragam profesi, menciptakan suasana meriah di sepanjang rute karnaval.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program sekolah akhir pekan yang bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung kepada anak-anak, khususnya dalam mengenal keberagaman budaya dan pakaian adat Indonesia.

Kepala UPTD TKN IDATA Peusangan, Ruhyati, S.Pd, mengatakan seluruh anak didik dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

“Pesertanya adalah ratusan anak didik TKN IDATA. Kami ingin anak-anak lebih mengenal budaya Indonesia, khususnya pakaian adat dari berbagai daerah. Pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang menyenangkan,” ujar Ruhyati.

Ratusan anak tersebut berjalan kaki sekitar 500 meter menyusuri Jalan Nasional, melewati kawasan Kampus Universitas Almuslim, kemudian kembali ke sekolah yang berada di belakang Kantor Camat Peusangan.

Para peserta tampil dalam beragam busana. Ada yang mengenakan pakaian adat Aceh, Jawa, Melayu dan daerah lainnya. Sebagian anak juga tampil menggunakan seragam Polri, TNI serta kebaya yang terinspirasi dari sosok pahlawan perempuan Indonesia, R.A. Kartini.
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Kemeriahan semakin terasa karena rombongan mendapat pengawalan dari personel Polsek Peusangan. Mobil patroli kepolisian mengawali keberangkatan rombongan, kemudian diikuti ratusan anak, guru dan orang tua.

Menurut Ruhyati, pengawalan tersebut membuat anak-anak semakin antusias.

“Anak-anak sangat senang ketika mobil patroli berada di depan rombongan. Mereka mengikuti dari belakang, bahkan ada yang melompat-lompat dan bergoyang saat berjalan. Anak-anak yang mengenakan atribut Polri terlihat paling bersemangat,” katanya.

Seluruh guru TKN IDATA turut menjaga dan mendampingi peserta sepanjang perjalanan. Para orang tua atau wali murid juga ikut mengawal anak masing-masing sehingga kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Salah seorang wali murid, Nursa'diah, yang ikut dalam rombongan bersama anaknya mengaku senang melihat antusiasme para peserta. Ia bahkan menyempatkan diri berfoto bersama anaknya di sela-sela karnaval.

“Senang melihat anak-anak seperti ini. Mereka gembira sekaligus bisa belajar mengenal budaya. Kalau bisa, sering-sering anak kami dibawa mengikuti kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Karnaval yang melibatkan ratusan anak, guru dan orang tua tersebut tidak hanya menjadi kegiatan hiburan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran untuk mengenalkan keberagaman budaya, profesi, keberanian tampil di depan umum serta membangun kebersamaan sejak usia dini.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini