LINTAS ATJEH | BIREUEN – Tak sekadar menerima laporan, Bupati Bireuen turun langsung meninjau kerusakan tebing sungai dan bendungan di Gampong Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Jumat pagi (16/10/2026). Di tengah medan berat dan akses yang sulit, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan percepatan penanganan infrastruktur yang rusak akibat banjir hidrometeorologi Aceh.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Tim Humas Pemerintah Kabupaten Bireuen, Camat Peusangan Siblah Krueng Afrizal, ST, Sekretaris BPBD Bireuen Fauzan, S.Pd., MM, Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Maimun, ST, serta Keuchik Pante Karya Haszairin dan imam gampong setempat yang mendampingi juga membantu membuka jalan semak belukar menuju tepi sungai.
Untuk mencapai titik kerusakan, Bupati bersama rombongan harus berjalan kaki sekitar satu kilometer, mendaki perbukitan, dan menerobos kawasan hutan. Upaya tersebut dilakukan agar kondisi tebing sungai dan bendungan dapat dilihat secara langsung.
Sejumlah titik mengalami kerusakan yang membutuhkan penanganan segera. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena berpotensi mengancam keselamatan warga, lahan pertanian, dan kawasan permukiman apabila tidak segera ditangani, terutama ketika debit air sungai kembali meningkat.
Upaya percepatan pemulihan di Kabupaten Bireuen mendapat dukungan lima unit alat berat dari Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dari lima unit tersebut, empat unit direncanakan untuk mendukung penanganan kerusakan di Gampong Pante Karya, sedangkan satu unit lainnya dialokasikan ke wilayah Kecamatan Simpang Mamplam sesuai kebutuhan penanganan pascabencana.
Saat peninjauan berlangsung, dua unit ekskavator telah tiba di Pante Karya, sementara tiga unit lainnya masih dalam perjalanan menuju Kabupaten Bireuen.
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASTAJEH.COM
Di lokasi, Bupati turut menempelkan stiker identitas bertuliskan “Sumatera Bangkit AB-BR-001” pada salah satu unit ekskavator. Sekretaris BPBD Bireuen Fauzan mendampingi Bupati sekaligus menunjukkan alat berat yang akan ditempel perlu ditandai telah berada di lokasi untuk mendukung pekerjaan penanganan di lapangan.
Bupati menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri, atas respons cepat dalam memberikan dukungan alat berat untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Kabupaten Bireuen.
Dukungan tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempercepat penanganan infrastruktur yang rusak, termasuk di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau dan membutuhkan pengerahan alat berat.
Keuchik Pante Karya, Haszairin, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Bireuen beserta jajaran pemerintah daerah, BPBD, dan seluruh pihak terkait atas perhatian serta respons terhadap kondisi kerusakan sungai dan bendungan di gampongnya.
Menurutnya, kehadiran langsung Bupati di lokasi menjadi bentuk perhatian nyata terhadap kebutuhan masyarakat, terlebih titik kerusakan berada di kawasan yang sulit dijangkau dan membutuhkan penanganan serius.
Ia berharap dukungan empat unit alat berat untuk Pante Karya dapat mempercepat pekerjaan perbaikan sehingga risiko kerusakan lanjutan dan ancaman banjir terhadap masyarakat dapat diminimalkan.
Percepatan perbaikan tebing sungai dan bendungan di Pante Karya diharapkan dapat mengurangi risiko longsor dan luapan air, melindungi permukiman serta lahan pertanian, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat dari ancaman banjir susulan.
Pemerintah Kabupaten Bireuen mengajak masyarakat mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan, mengikuti arahan petugas, serta bersama-sama menjaga lingkungan sungai. Dengan sinergi pemerintah dan masyarakat, pemulihan diharapkan berjalan optimal sehingga aktivitas warga kembali normal dan keselamatan masyarakat lebih terjamin.[*/Red]

