Bayu Skak, YouTuber Berpenghasilan Puluhan Juta Per Bulan

JAKARTA -  Bayu Eko Moektito atau dikenal sebagai Bayu Skak, menerima penghargaan Gold Play Button dari YouTube Indonesia.

Pemberian penghargaan ini, lantaran YouTuber asal Malang, Jawa Timur, tersebut telah berhasil menggaet satu juta pelanggan atau subscriber di channel YouTube miliknya. Prestasi ini membuktikan tekad bulat dan konsistensinya dalam menekuni bidang hiburan di dunia maya membuahkan hasil nyata.

Selama tujuh tahun berkecimpung di kancah YouTube, Bayu Skak kini menjadi YouTuber pertama dari luar Jakarta yang berhasil menyabet penghargaan tersebut. 

“Gue pede (percaya diri) dengan apa yang gue tampilkan di konten YouTube gue, dengan bahasa Jawa. Gue juga nggak perlu takut untuk menampilkan siapa gue, darimana asal gue, dan kalau gue adalah wong ndeso (orang desa). Ciri khas tiap YouTuber punya pasarnya sendiri,” kata pria berusia 24 tahun ini di Art-1 New Museum, Gunung Sahari, Jakarta, Senin 18 September 2017.

Dengan jumlah satu juta subscriber, lelaki kelahiran Malang, 13 November 1993 ini mengaku bisa meraup pendapatan rata-rata US$2.000 atau sekitar Rp26 juta setiap bulannya. Pendapatan rata-rata itu ia peroleh dari AdSense ataupun proyek-proyek lainnya sebagai artis YouTube.

"Pendapatan dari AdSense kan ditentukan oleh CPM (cost per mille). Ini bayaran yang diberikan ke para YouTuber kalau dia dapat kelipatan 1.000 view pada konten video mereka. Tiap negara CPM-nya berbeda-beda, tergantung pengiklan yang mau mempromosikan produknya," kata pria yang pernah menjadi pemeran cameo di film 'Marmut Merah Jambu' ini.

Bayu Skak sendiri tak serta-merta mengandalkan pendapatan dari AdSense. Ia juga bergabung ke sebuah Multi Channel Network (MCN) untuk menjangkau para brand atau pihak-pihak lain yang ingin bekerja sama. Dari situ, ia dapat meraup pendapatan rata-rata Rp30 juta setiap bulannya.[Viva]

Baca Juga