Larang Main Catur, Abdullah Digorok Pemilik Warung

Korban 
ACEH TIMUR - Abdullah menjadi korban penganiayaan berat gara - gara melarang dan merusak papan catur di sebuah warung milik pelaku berinisial MSP (30), warga Gampong Tualang Pating, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (13/2/2018) sekira pukul 22.00 WIB.

Informasi yang dihimpun LintasAtjeh.com, peristiwa tersebut berawal pada saat korban melarang Muhammad Nasir (19) dan Lukman (19) yang sedang bermain catur di warung milik MSP dengan alasan karena sedang ada rapat di meunasah. 

Namun kedua pemuda tersebut tidak menggubris larangan itu sehingga korban emosi dan membalikan papan catur tersebut sambil berkata, "Kalian bilang sama Sabar, aku  yang merusak papan catur".

MSP yang pada saat itu berada di dalam warung mendengar perkataan korban langsung mengambil sebilah pisau, kemudian pelaku mengorok leher korban.

Setelah itu, pelaku kembali masuk rumah sambil memegang pisau yang digunakan untuk menggorok korban tadi. Kemudian MSP mengambil sepeda motor Vario miliknya dan langsung melarikan diri, sedangkan korban langsung dibawa oleh masyarakat ke Rumah Sakit Peureulak.

Guna mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut, sekira pukul 23.30 WIB korban dirujuk ke Rumah Sakit Cut Mutia Langsa.[Sm]

Baca Juga