-->

Live report quick count Pileg terupdate

09 April, 2014, 17.57 WIB Last Updated 2014-04-10T01:39:10Z
Lintasatjeh.com - Pemilu Legislatif telah berlangsung dengan relatif aman di seluruh Indonesia hari ini.
Setidaknya 12 parpol --Partai Nasdem, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Hanura, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)-- menjadi pilihan warga negara yang telah memiliki hak pilih.
Berikut laporan langsung (live report) Bisnis.com ihwal jalannya pemilihan legislatif tersebut, termasuk hasil quick count dari berbagai lembaga survei, yang diupdate dari waktu ke waktu mulai pukul 07.00 WIB pagi ini.
  • Kata Burhanuddin, PDIP Menang versi Quick Count
    Perolehan suara PDIP sebesar 19,43% berdasarkan versi quick count Indikator Politik Indonesia, menurut Burhanuddin Muhtadi, sudah dapat dinyatakan sebagai pemenang. Dengan suara masuk sebesar 56% pada pukul 16.40 WIB, posisi PDIP diperkirakan sudah tidak akan tergeser lagi.
    Selisih PDIP dengan Partai Golkar melebihi margin error 1%, dimana Golkar memperoleh 14,3%, Gerindra memperoleh 12,3%, Demokrat 9,7% dan PKB 9,26%. Di posisi selanjutnya PAN memperoleh 7,45% disusul Nasdem 6,93%, PKS 6,46% dan PPP 6,16%. Hanura di posisi 10 besar dengan raihan suara 5,53%. Dua partai lainnya tidak lolos batas parlemen, yakni PBB yang hanya meraih 1,52% dan PKPI 0,95%. (MetroTV) 
  • Pukul 16:20, PAN Geser Nasdem Peroleh 7,22% Versi Indikator. Posisi 3 Besar Tak Goyah
    Hingga jumlah suara masuk mencapai 51%, Hasil hitung cepat (quick count) versi Indikator Politik Indonesia (IPI) pada pukul 16:21 WIB peta perolehan suara kembali bergeser untuk layer kedua. PDI-P, Golkar dan Gerindra tetap stabil di posisi 3 besar dengan perolehan suara masing-masing 19,68%, Partai Golkar 14,58%, disusul Partai Gerindra 12,09%. Pada layer berikutnya posisi ditempati Partai Demokrat, PKB dan PAN masing-masing meraih 9,66%, 9,06% dan 7,22%. Partai Nasdem tergeser PAN dengan perolehan 7,07%, disusul  PKS,  PPP dan Hanura masing-masing 6,53%, 6,06% dan 5,61%. (MetroTV)
  • Suara Masuk 40% Hingga Pukul 15.57, Perolehan Suara Stabil; versi Indikator
    Jumlah suara masuk sudah mencapai 40%, hasil hitung cepat (quick count) versi Indikator Politik Indonesia (IPI) pada pukul 15:57 WIB semakin stabil. PDI-P, Golkar dan Gerindra tetap poada  posisi 3 besar dengan perolehan suara masing-masing 19,71%, Partai Golkar 14,66%, disusul Partai Gerindra 11,97%. Pada layer berikutnya Partai Demokrat, PKB dan Partai Nasdem meraih masing-masing 9,61%, 8,93% dan 7,23%. Partai Hanura tertinggal setelah PAN, PKS dan PPP masing-masing 5,78%, 6,87%, 6,56% dan 6,16%. (MetroTV)
  • Posisi 3 Besar Stabil, Gerindra Turun ke 11% Pada Jam 15:50 WIB
    Hingga jumlah suara masuk mencapai 38%, Hasil hitung cepat (quick count) versi Indikator Politik Indonesia (IPI) pada pukul 15:50 WIB petaperolehan suara belum bergeser lagi. PDI-P, Golkar dan Gerindra stabil di posisi 3 besar dengan perolehan suara masing-masing 19,98%, Partai Golkar 14,51%, disusul Partai Gerindra 11,87%. Pada layer berikutnya Partai Demokrat, PKB dan Partai Nasdem meraih masing-masing 9,52%, 8,75% dan 7,39%. Partai Hanura tertinggal setelah PAN, PKS dan PPP masing-masing 5,89%, 6,85%, 6,55% dan 6,13%. (MetroTV)
  • Partai Nasdem, Pendatang Baru yang Mengejutkan, Meraih 7,66% Hingga Pukul 13.35 WIB
    Hingga jumlah suara masuk mencapai 30%, Hasil hitung cepat (quick count) versi Indikator Politik Indonesia (IPI) pada pukul 15:34 WIB mengubah peta politik perolehan suara. Meski PDI-P, Golkar dan Gerindra stabil di posisi 3 besar dengan perolehan suara masing-masing 19,82%, Partai Golkar 14,1%, disusul Partai Gerindra 12,1%, peta di layer berikutnya berubah dengan lonjakan Partai nasdem yang mencapai 7,66%, mengimbangi Demokrat dan PKB masing-masing 9,47% dan 8,98%.  (MetroTV)
  • PDIP, Golkar, Gerindra Stabil di Posisi 3 Besar Hingga 15.20 WIB. PKS Terseok, kalah dari PAN
    Hingga jumlah suara masuk mendekati 25%, Hasil hitung cepat (quick count) versi Indikator Politik Indonesia (IPI) pada pukul 15:20 WIB, PDI-P stabil di posisi 20,28%, meninggalkan Partai Golkar yang berada di posisi 14,57%, disusul Partai Gerindra 12,29%. Suara  Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tetap mengungguli Partai Demokrat masing-masing 9,04% dan 8,84%. PKS terseok di posisi 8 (6,37%), tertinggal oleh Nasdem (7,83%), dan PAN (6,64%).  (MetroTV)
  • Versi IPI: PDIP di atas 20% Hingga Pukul 15.05 WIB, PKB Melejit Kalahkan Demokrat
    Berdasarkan perhitungan cepat (quick count) versi Indikator Politik Indonesia (IPI) pada pukul 15:05 WIB, dari 18,1% suara yang masuk, PDIP kembali unggul dengan 20,15% suara, disusul Partai  Golkar yang meraih 16,92%, sedangkan PDIP 15,32%, Gerindra 12,34%. Yang menarik,  Partai Demokrat berada di bawah PKB dengan perolehan suara masing-masing 8,55% dan 9,73%.  (MetroTV)
  • Golkar Dekati PDIP versi IPI pukul 14.35 WIB
    Berdasarkan perhitungan cepat (quick count) versi Indikator Politik Indonesia pada pukul 14:35 WIB, dari 6,4% suara yang masuk, Partai Golkar mendekati perolehan suara PDI-P. Partai Golkar meraih 16,92%, sedangkan PDIP 17,03%.  (MetroTV)
  • Quick Count IPI pukul 14.15 WIB: PDIP Raih 20,54%, Gerindra 12,83%, Golkar 14,32%.
    Berdasarkan perhitungan cepat (quick count) versi Indikator Politik Indonesia pada pukul 14:15 WIB, dari 2,65% suara yang masuk, PDI-P meraih 20,54%, disusul Golkar 14,32% dan Gerindra 12,83% dan Demokrat 11%. (MetroTV)

  • Quick Count IPI pukul 14.05 WIB: PDIP Raih 18,85%, Gerindra 12,34%, Golkar 15,36%. Suara Masuk 2,25%
    Berdasarkan perhitungan cepat (quick count) versi Indikator Politik Indonesia pada pukul 14:05 WIB, dari 2,25% suara masuk dari wilayah Indonesia bagian Timur, PDI-P meraih 18,85%, disusul Golkar 15,36% dan Gerindra 12,34%. (MetroTV)
  • Exit Poll CSIS-Cyrus: PDIP 18,74%, Golkar 13%, Gerindra 9.94%, Demokrat 8,02%
    Berdasarkan Survei Exit Poll oleh Cyrus Network bekerjasama dengan Center for Strategic and International Studies (CSIS), dari Data Masuk 96,15%, PDIP meraih suara 18,74%, Golkar: 13,00%, Gerindra: 9,94% dan Demokrat 8,02%.
    Dari 8000 responden yang disurvei, mengaku rahasia 15,84%, tidak menjawab 4,04%, dengan tingkat kepercayaan 95% dan Margin of Error +/- 1,1%. 

  • Quick Count IRC pukul 13.20 WIB: Gerindra Ungguli PDIP, Suara Masuk 0,20%
    Berdasarkan perhitungan cepat (quick count) pemilu legislatif 2014 yang dilaksanakan versi Indonesia Reearch Center pada pukul 13.20 WIB, dari 0,15% suara masuk dari wilayah Indonesia bagian Timur, Gerindra mengungguli PDIP dengan memperoleh suara masing-masing 6,75% dan 12%. Sedangkan Golkar unggul dengan suara 15% dan teratas PAN dengan suara 16,5%.
  • Quick Count LSI pukul 12.59 WIB: Demokrat Raih 12,43%. Suara Masuk 0,70%.
    Dari Quick count versi LSI pukul 12.59 WIB, suara masuk dari wilayah Indonesia bagian Timur, Golkar mengungguli PDI-P dengan meraup suara 19,73%, sementara PDI-P 14,30%, Demokrat membuntut di posisi selanjutnya dengan suara 12,43%.
  • Quick Count LSI: Suara masuk 0,70%, Golkar Masih Unggul
    Berdasarkan perhitungan cepat (quick count) pemilu legislatif 2014 yang dilaksanakan oleh Lingkaran Survei Indonesia pada pukul 12.35 WIB, dari 0,70% suara masuk dari wilayah Indonesia bagian Timur, Golkar mengungguli PDI-P dengan meraup suara 20,76%, sementara PDI-P 15,29%. 
  • Data Pemilu 2009: Mengingatkan Perolehan Kursi Parpol di DPR
    Untuk sekadar mengingatkan, ini hasil perolehan kursi di DPR pada Pemilu 2009:
    Parta Demokrat; 150 kursi, 107 (Golkar), 95 (PDI P), 57 (PKS), 43 (PAN) dan sisanya 108 kursi diperoleh partai yang lain termasuk PPP, PKB, Hanura  dan Gerindra.
  • 12.30 WIB: Quick Count Pecah Telur: Golkar Sementara Pimpin, Disusul PDIP
    Dari suara yan masuk sekitar 0,35%, hasil hitung cepat (quick count) pemilu legislatif 2014 oleh Lingkaran Survei Indonesia, menunjukkan Golongan Karya unggul atas PDI-Perjuangan. Golkar meraih 17,15%, sementara PDI-P 14,63%
  • Gubernur BI Agus Martowardoyo Nyoblos di Kompleks Tirtayasa
    Gubernur Bank Indonesia Agus D. W. Martowardojo optimistis Indonesia terus bertransformasi menjadi negara yang kuat.
    Optimisme Mantan Dirut Bank mandiri dan Mantan Menkeu itu disampaikan sebelum berangkat menggunakan hak suaranya di Komplek Perumahan Tirtayasa, Jakarta Selatan.
  • Ketua Umum PAN Nyoblos di Kampung Halaman, Palembang
    Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa optimistis partainya Raih 60 kursi dalam pemilu legislatif. Hatta menggunakan hak pilihnya  di TPS no 1 Desa Jejawi Kabupaten OKI Sumatera Selatan.
    Hatta Rajasa beserta Okke Hatta Rajasa melakukan pencoblosan di kampung halamannya.
  • Hasil QUICK COUNT Mulai Ditayangkan Pukul 13.00 WIB
    Hasil hitung cepat (quick count) oeh sejumlah lembaga terdaftar sebagai pemantau dan penyelenggara hitung cepat atau quick count Pileg, Rabu  9 April 2014, akan mulai ditayangkan pukul 13.00 WIB
    Komisi Penyiaran Indonesia, Selasa (8/4) menyerukan kepada lembaga penyiaran untuk menyiarkan hasil hitung cepat (quick count) Pemilihan Umum 2014 paling cepat pukul 13.00 WIB, sebagai bentuk menjaga asas pemilu yang adil, jujur dan berimbang.
  • Ketua OJK Muliaman Hadad Menggunakan Hak Pilih di TPS 19 Benhil
    Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Darmansyah Hadad memberikan hak suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) 19 Bendungan Hilir, Jakarat Pusat.
    Muliaman yang menggunakan kemeja putih bermotif kotak-kotak mencoblos surat suara sekitar pukul 11.00 Waktu Indonesia Barat. Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia itu pun datang ke TPS bersama keluarganya.
  • Mantan Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaq Nyoblos Di TPS KPK, Dijemput Pakai Mobil Tahanan
    Lutfi Hasan Ishaq, mantan ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang terjerat kasus pengaturan kuota impor daging sapi, datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) KPK pukul 09.55 WIB. 
    Lutfi tidak mengenakan Rompi tahanan KPK berwarna oranye yang hanya ditenteng di tangan kirinya ketika turun dari mobil tahanan. Lutfi dijemput dari Rumah Tahanan Guntur dengan mobil KPK bernomor polisi B 2040 BQ.
  • Presiden Yudhoyono Nyoblos di Nagrak Cikeas
    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani menggunakan hak pilihnya di TPS  06 Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sekitar pukul 10.00 WIB. 

    Di TPS itu,  ada 358 orang terdaftar dalam daftar pemilih tetap termasuk putra bungsu Presiden SBY Edhie Baskoro Yudhoyono serta istri, Aliya Rajasa.
  • 10.00 WIB: Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Nyoblos Ditemani Jokowi
    Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, ditemani Gubernur DKI Jakarta Jokowi yang juga Capres PDIP, menggunakan hak pilihnya di TPS 035, tepat di depan rumah Mega di Kebagusan.
    Mengenakan kemeja putih dan jeans, Jokowi keluar dari mobil saat masih berada di luar gerbang kediaman Megawati. 
  • 10.56 WIB: Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar Langsung Mencoblos Tanpa Perlu Antre
    Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menggunakan hak pilihnya, Rabu, di TPS 11 Jl. Kemang Raya dengan didampingi oleh istrinya Rustini dan anak tertuanya.

    Datang ke lokasi menggunakan mobil berwarna hitam, Muhaimin dan keluarga mendapatkan prioritas untuk langsung mencoblos tanpa perlu mengantre seperti warga lain. (Antaranews)
  • 2 SSK BRIMOB Diterjunkan Amankan Pemilu di Papua
    Mabes Polri memperbantukan 2 SSK (satuan setingkat kompi) Brimob untuk ikut mengamankan Papua selama kegiatan pemilihan umum legislatif.

    Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol Tito Karnavian di Jayapura mengatakan dua SSK Brimob itu daerah penugasannya meliputi satu SSK di Jayapura dan satu SSK lainnya di Papua Barat, yakni 40 orang di Manokwari dan sisanya bertugas di Sorong. Operasi itu juga didukung personel Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih sebanyak satu batalyon di Polda Papua (Antaranews).
  • 10.40: Tahanan KPK pun Ikut Nyoblos, PILIH YANG JUJUR
    Sebanyak 23 tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan  mencoblos di TPS rutan KPK. 10 tahanan yang berasal dari Rumah Tahanan Guntur, Manggarai, Jakarta Selatan  dan 13 tahanan Rumah Tahanan KPK dijadwalkan akan menggunakan hak pilihnya.
    TPS yang  bernomor 21 ini masuk ke dalam daftar TPS Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Tempat pencoblosan para tahanan KPK terletak di sebelah timur gedung KPK, tepat di bawah banner raksasa berukuran 22 meter x 22 meter yang bertuliskan "Pilih Yang Jujur".
  • 10.00: Di Lokasi TPS Hary Tanoe, Ada Pasukan Berkuda
    Ada pemandangan menarik di lokasi Calon Wakil Presiden dari Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo menyalurkan haknya pada Pemilu Legislatif 2014. Dua anggota polisi berkuda dari unit Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Mabes Polri diturunkan untuk berpatroli mengecek keamanan di TPS 02 SDN Rawa Barat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
    Ternyata, pasukan berkuda itu bukan hanya berpatroli di TPS itu saja, melainkan juga mengawasi keamanan seantero Jakarta Selatan
  • 10.00 WIB: Rhoma Irama Nyoblos di TPS 040 Mampang
    Bakal calon presiden Rhoma Irama pagi ini menggunakan hak pilihnya di TPS 040 Pondok Jaya Mampang, Jakarta Selatan.
    Bakal calon Presiden yang akan diusung dari Partai Kebangkitan Bangsa ini akan hadir bersama istrinya Ricca Rahim.
  • 08.30 WIB: Presiden PKS Anis Matta Nyoblos di TPS Ini
    Presiden PKS Anis Matta memberikan hak pilihnya di TPS 41 yang berlokasi di Jalan Duren, Utan Kayu, Jakarta Timur. Berdasarkan media centre PKS, Anis dijadwalkan akan melakukan pemilihan di TPS ini pada pukul 09.00 WIB dan kemudian mengadakan nonton bareng perhitungan cepat di kantor DPP PKS yang dimulai pukul 11.00 WIB.
  • 08.30 WIB: Sutiyoso Nyoblos di TPS 10 Kalimanggis
    Ketua Umum DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso akan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Legislatif di TPS nomor 10 Kalimanggis, Cibubur, Jawa Barat.
    Rencananya, Sutiyoso yang juga mantan gubernur DKI Jakarta itu akan berangkat bersama istri, Setyorini, pada pukul 09.00 WIB ke TPS yang terletak sekitar 500 meter dari kediamannya.
  • 08.30 WIB: Ini TPS Tempat Jokowi Nyoblos
    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melakukan pencoblosan surat suara Pemilu Legislatif pukul 08.30 di TPS 27 Taman Suropati Menteng Jakarta Pusat persis di depan rumah dinas Gubernur DKI.
    Jokowi terdaftar dalam DPT TPS 27 nomor 116 tertulis IR. Joko Widodo beralamatkan di Jl Taman Suropati No. 7 dengan tanggal lahir 21 Juni 1961 dan di bawahnya nomor urut 117 adalah Iriana SE MM dengan tanggal lahir 21 Juni 1963 dengan alamat yang sama. TPS 27 berjumlah 430 DPT dengan rincian 208 laki-laki dan 222 perempuan.
  • 08.30 WIB: TPS Ketum Hanura Wiranto
    Tempat pemungutan suara (TPS) 010 RT 001/002 kampung Bambu Kuning, kelurahan Bambu Apus, Cipayung tampak beda. Warna keemasan mendominasi TPS tempat salah satu calon presiden sekaligus Pimpinan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Wiranto menggunakan hak suaranya.
    Lokasi TPS yang berada di dalam SDN Bambu Apus 03/06 tidak banyak menggunakan penghias ruangan. Bendera Merah Putih dan foto kepala negara menjadi satu-satunya aksesoris yang tersaji. Rencananya, Wiranto hadir pada pukul 08.30 WIB ke TPS 010. Wiranto berada pada nomor urut 68 dari total 426 pemilih.
  • 08.00 WIB: Gubernur Jabar Ahmad Heryawan Nyoblos di TPS Ini
    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan ternyata memiliki ritual rutin di hari pencoblosan Pemilu 2014. Heryawan beserta istri mencoblos di "TPS Kemenangan" yakni TPS di Babakan Ciamis yang berada di dekat rumah dinasnya Gedung Negara Pakuan, Bandung.
    Menurutnya TPS tersebut dijuluki TPS Kemenangan karena saat Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Jabar 2013-2018 lalu pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar menang di TPS tersebut. Setelah mencoblos, sore harinya dirinya berencana untuk berkeliling ke TPS di sekitar Pakuan untuk memantau hasil pelaksanaan Pemilu 2014.
  • 07.00 WIB: Di Mana Para Capres Nyoblos?
    Sumber : Bisnis Indonesia
Komentar

Tampilkan

Terkini