-->

4 Hal yang Terjadi pada Vagina Saat Berhubungan Seks

29 Juli, 2015, 20.04 WIB Last Updated 2015-07-29T13:05:02Z

IST
Saat berhubungan seksual, area organ intim wanita akan bereaksi dan mengalami perubahan. Tahukah para wanita dengan hal itu?

Menurut hasil survei American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) dan juga Women's Health, sebagian besar wanita tidak mengetahui tentang apa yang terjadi pada vagina mereka sendiri saat berhubungan seks. Berikut 4 hal yang terjadi pada area vagina wanita ketika berhubungan seksual, seperti dikutip dari Prevention.com.

1. Ketika berhubungan seksual, bagian otak akan membuat rangsangan, pembuluh darah melebar, dan darah mengalir deras. Meningkatnya sirkulasi tersebut memicu sekresi vaginal, yaitu keluarnya pelumas alami yang terdiri dari protein dan asam amino. Hal ini membuat ribuan ujung saraf di daerah vagina yang paling sensitif akan aktif.

2. Berhubungan seks juga membuat jaringan klitoris akan membengkak dan kaku. Klitoris yang terletak di atas bibir vagina itu akan sedikit mengeras. Jika wanita sangat terangsang, klitoris akan membesar tiga kali lipat. Dibutuhkan waktu beberapa saat setelah berhubungan seks untuk mengembalikan ukuran klitoris seperti semula. Namun, bagi beberapa wanita, hal ini bisa membuat mereka sulit buang air kecil.

3. Serviks atau mulut rahim akan lebih lembut atau melunak. Ketika tersentuh penis saat berhubungan seks, saraf-saraf di sekitarnya akan mengirim rangsangan ke otak yang membuat wanita merasa senang. Hal yang sama akan terjadi pada saat foreplay.

4. Sekitar 10 persen wanita akan mengalami kontraksi otot dasar panggul selama orgasme. Hal ini dapat mendorong keluarnya beberapa tetes cairan bening dari uretra. "Ejakulasi wanita" ini bukan berarti mengeluarkan urine. Cairan bening mirip urine tersebut mengandung gula alami dan fosfatase asam prostat, yaitu zat kimia yang juga ditemukan pada air mani.[Kompas]
Komentar

Tampilkan

Terkini