LHOKSUKON - Komandan Kodim (Dandim) 0103 Aceh Utara, Letkol Inf
Eka Oktavian Wahyu Cahyono bersama Kabid Pengembangan Lahan dan Perlindungan
Tanaman Pangan Dinas Pertanian Aceh Utara, Ir. Salahuddin melakukan pencanangan
tanam perdana Sistem Rice of Intensification (SRI) dengan menggunakan mesin
transplanter bantuan Dinas Pertanian Aceh Utara di Desa Dayah Meunarah, Kuta
Makmur, Aceh Utara, Kamis (10/12/2015) pagi tadi.
Dalam
hal ini Kodim juga siap mengerahkan seluruh Babinsa untuk membantu dan
mendampingi serta memotivasi para petani untuk mewujudkan swasembada pangan di
Kabupaten Aceh Utara. Dandim juga berharap semua pihak mendukung kebijakan
pemerintah sehingga Swasembada Pangan tahun 2017 dapat tercapai.
“Kodim 0103 Aceh Utara
siap mengerahkan seluruh Babinsa untuk membantu dan mendampingi serta
memotivasi para petani untuk mewujudkan Swasembada Pangan,”
ujar Letkol Inf Eka.
Pola
tanam yang kemudian dikenal dengan SRI Indonesia tersebut adalah salah satu
jawaban dari krisis pangan saat ini sebagai upaya mewujudkan cita-cita
Swasembada Pangan Nasional.
“Pencanangan tanam
perdana kali ini merupakan tindak lanjut Program Ketahanan Pangan menuju
Swasembada Pangan. Dimana dalam hal ini pula TNI AD menjadi bagian penting yang
wajib mensukseskan program tersebut,” tambahnya.
Dalam
hal ini, tambah lagi Dandim, TNI AD khususnya Kodim 0103 Aceh Utara sebagai
pendamping dalam mendukung ketahanan pangan akan tetap berkoordinasi dengan
dinas terkait yaitu Dinas Pertanian setempat.
Kabid
Pengembangan Lahan dan Perlindungan Tanaman Pangan Dinas Pertanian Aceh Utara,
Ir. Salahuddin mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada Babinsa Kodim
0103 Aceh Utara dan Petugas Penyuluh Pertanian yang telah bekerjasama dalam
membantu, mendampingi, dan memotivasi para Petani setempat.
Kedepan
dirinya berharap kepada Babinsa dan Petugas Penyuluh Pertanian untuk lebih
bersinergi kembali mewujudkan ketahanan pangan Nasional. “Dan
terus giat dalam menigkatkan hasil produksi padi dan peralatan pertanian yang
telah dibantu oleh Pemerintah agar dijaga dan dirawat,”
harapnya.
Turut
hadir dalam program tersebut diantaranya Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Inf Eka
Oktavian Wahyu Cahyono, Kabid Pengembangan Lahan dan Perlindungan Tanaman
Pangan Dinas Pertanian Aceh Utara, Ir. Salahuddin, Anggota DPRK Aceh Utara Tgk
Arafat, Muspika setempat, Kepala Desa dan sejumlah masyarakat setempat. [Red]



.jpg)




