KARANGANYAR - Keberadaan Wisata Alam Grojogan
Sewu Karanganyar mendatangkan berkah tersendiri kepada masyarakat sekitar.
Selain itu, menjadi destinasi yang wajib menjadi pilihan traveller.
Untuk pengunjung semakin bertambah tiap
tahunnya. Pengunjung terbanyak berasal dari wisatawan lokal dari Sabang sampai
Merauke. Bahkan wisatawan asing dari Benua Eropa terutama dari Belanda dan
Amerika. Pengelola sangat mengutamakan keutamaan dari segi pelayanan terutama
informasi tentang lokasi wisata secara terang dan jelas kepada pengunjung
sehingga pengunjung benar-benar terkesan di Grojogan sewu.
Air terjunnya sudah terkenal, ada fasilitas
kolam renang, water boom, flying fox dan arung jeram. Kemudian fasilitas
seperti shelter, mushola, MCK dan tempat-tempat kuliner terjamin harganya
terjangkau relatif murah.
Hal tersebut dikatakan Sriyono selaku
Karyawan PT. Duta Indonesia Jaya Tawangmangu (Pengelola tempat wisata alam),
kepada lintasatjeh.com, Rabu (27/1/2016).
"Kalau pengunjung ingin menikmati lokasi
wisata Grojogan Sewu lebih lama juga bisa bermalam di tempat penginapan sekitar
seperti hotel dan villa yang terjangkau harganya," terangnya sembari
mengharapkan bagi pecinta travelling di seluruh pelosok nusantara silahkan berwisata
alam di Grojogan Sewu.
Sementara salah satu Pangandong Kuda alias
jasa penyewaan kuda, Sumarjo (44), di lokasi Taman Wisata Alam Grojogan Sewu,
kepada wartawan, mengatakan menggeluti profesi sebagai pangandong sudah lebih
dari 10 tahun.
Jasa penyewaan kuda di Grojogan Sewu juga
mengalami pasang surut. Untuk penyewaan kuda paling ramai saat hari libur,
Sabtu-Minggu atau libur nasional dan hari-hari besar lainnya. Pengunjung
rata-rata berasal dari wisatawan lokal baik dari wilayah Karanganyar, Solo, Jogja,
Semarang, Jakarta, Jawa Timur dan dari luar Jawa.
"Untuk wisatawan asing ada, tapi tidak
banyak," kata Sumarjo.
Untuk tarif bervariasi, dari perjam atau satu
paket keliling. Kalau perjam ticket sekitar Rp100 ribu sedangkan paketan Rp40
ribu sekitar 10 menit.
"Bisa juga naik kuda ke lokasi air
terjun ticket Rp75 ribu sekali jalan atau Rp150 ribu ongkos PP,"
terangnya.
"Disini ada 110 kuda dikelola paguyuban
Turangga Karya dibawah Dinas Pariwisata Kabupaten Karanganyar,"
pungkasnya.
Sementara salah satu pengunjung, Mamat (41),
asal Bandung mengungkapkan berwisata ke Grojogan Sewu untuk mengisi liburan.
"Sudah lama nggak ke sini, enak aja
suasananya. Apa-apa juga masih murah dan terjaangkau," ujarnya
singkat.[ar]
