JAKARTA
-
Turki kembali diguncang serangan teror. Tadi malam, tiga pria bersenjata
melakukan teror skala besar dan terkoordinasi di terminal keberangkatan internasional
bandara Ataturk, Istanbul. Puluhan orang tewas dan lebih seratus orang terluka.
Tiga pelaku tewas dengan cara meledakkan dirinya dengan bom yang ditaruh di
badan mereka.
Berikut kronologi
peristiwa tragis serangan teroris di
bandara terbesar di Turki dan bandara tersibuk ketiga di Eropa.
1.Sekitar pukul 7.50 malam
waktu Istanbul. Tiga orang pelaku memasuki bandara dengan mengendarai taksi.
2.Ketiganya berusaha
menghindari alat pendeteksi keamanan x-ray di pintu masuk terminal.
3.Beberapa petugas
keamanan menghentikan ketiganya. Mereka
membawa peralatan yang mencurigakan aparat.
4.Ketiganya kemudian
menembaki aparat keamanan dengan senjata yang mereka bawa.
"Satu teroris di
pintu masuk terminal internasional
melakukan penembakan pertama dengan senjata Kalashnikova dan kemudian
meledakkan dirinya," kata Menteri Kehakiman Bekir Bozdag saat berbicara di
parlemen di Ankara, ibu kota Turki.
5.Seorang lainnya berlari
masuk ke dalam terminal kedatangan internasional dengan membawa AK-47. Ia
kemudian terjatuh setelah ditembak polisi. Senjata AK-47 terlempar di lantai,
polisi kemudian mendekati pelaku yang terkena tembakan. Pelaku mencabut detonor
bom yang ditaruh di tubuhnya dan meledak.
6.Pelaku ketiga diduga
meledakkan dirinya di tempat parkir mobil terminal.
7.Aksi tembak-menembak
hingga terjadi ledakan bom bunuh diri berakhir sekitar pukul 9.50 malam waktu
setempat.
8.Sedikitnya 30 ambulans
dan puluhan petugas paramedis berdatangan berusaha menyelamatkan korban ledakan
bom bunuh diri. Diperkirakan jumlah korban tewas mencapai 50 orang dan melukai
lebih dari 100 orang. Mereka yang menjadi korban ada yang berasal dari sejumlah
negara.
9.Aksi teroris ini disebut
sebagai serangan besar dan terkoordinasi.
10.Kondisi terminal
kedatangan internasional bandara Atartuk berantakan, darah berkucuran di
lantai, beberapa orang saling berpelukan dan menangis, wajah mereka tegang
karena ketakutan.
11.Belum diketahui pasti
pelaku teror, namun pemerintah Turki menduga pelakunya adalah ISIS.[Tempo]



.jpg)





