-->


Pernyataan Provokatif , Aryos Nivada Minta Muzakir Manaf Tindak Tegas Kader PA

07 September, 2016, 18.47 WIB Last Updated 2016-09-07T11:49:33Z

BANDA ACEH - Pengamat Politik dan Keamanan Aceh sekaligus Peneliti Jaringan Survey Inisiatif, Aryos Nivada, menyoroti perilaku kader atau elit Partai Aceh yang berkomentar syarat intimidasi secara verbal (kata-kata), seperti Abon Thalib dan Juragan.

Menurutnya, itu bagian dari strategi politik Partai Aceh untuk menggiring masyarakat Aceh agar memilih Muzakir Manaf menjadi Gubernur Aceh. Kata-kata itu bermuatan teror agar lebih terasa di publik, sehingga membuat resah.

"Cara intimidasi dari hasil survey “Jaringan Survey Inisiatif” tidak efektif lagi dijadikan strategi politik, karena masyarakat Aceh merespon negatif,” ungkapnya melalui pers rilis ke Redaksi LintasAtjeh.com, Rabu (7/9/2016).

Aryos juga mengungkapkan, pesan lain adalah tindakan beberapa kader dan elit Partai Aceh dengan mengeluarkan pernyataan itu justru membuka luka lama masa kelam konflik kembali. “Jika begitu kapan Aceh menatap masa depan lebih baik jika selalu terjadi pola tindakan intimidasi. Sekaligus pernyataan itu merusak semangat pilkada damai. Ini harus menjadi keprihatinan banyak pihak,” ungkap dia.

Lanjut dia, ini menjadi catatan dan perlu ditindaklanjuti pada institusi Bawaslu Aceh dan Panwaslih Aceh agar menegur kepada para kontestan siapapun untuk tidak mengeluarkan pernyataan provokatif bernuansa intimidasi.

“Saya berharap agar Muzakir Manaf selaku Ketua Partai Aceh menindak tegas kadernya yang membuat pernyataan yang provokatif, jangan sampai gara-gara kader berdampak rusaknya citra partai di mata konstituennya,” pinta Aryos.

Masih kata Aryos, dampak lainnya akan merugikan Muzakir Manaf dan Partai Acehnya sendiri, karena akan menurunkan suara dan dukungan dirinya di Pilkada 2017 nantinya.

“Saya yakin Muzakir Manaf akan mendukung jalannya pilkada damai yang berkualitas. Karena beliau politikus yang menjunjung tinggi nilai-nilai berdemokratis secara santun dan beretika,” pungkas Aryos Nivada.[Rls]
Komentar

Tampilkan

Terkini