Search This Blog

Banyak Di Baca

IKUTI VIA EMAIL

PV

MUI Kota Serang: Kerajaan Ubur-Ubur, Sesat dan Menyesatkan!

Share it:
SERANG - MUI Kota Serang sudah menetapkan ajaran yang disebarkan Kerajaan Ubur-Ubur sebagai ajaran yang menyesatkan. Keputusan hukum itu tertuang dalam surat nomor 01 tahun 2018 tentang Aisah dan Ajaran Kerajaan Ubur-Ubur tertanggal 15 Agustus 2018.

"Kami menemukan lima pernyataan yang langsung didengar dari mulut As. Kelimanya sesat dan menyesatkan," kata Anas Tajudin, Sekretaris MUI Kota Serang, Kamis (16/8/2018).

Anas berharap Aisyah beserta pengikutnya dapat bertaubat dan kembali ke ajaran Islam yang benar, di bawah tuntunan MUI Kota Serang.

Meski saat ini, Aisyah dan pengikutnya di Kerajaan Ubur-Ubur masih menolak mengikuti ajaran Islam di bawah bimbingan MUI.

"Kalau dapat kami bina, sesuai ajaran Islam, akan dibimbing oleh MUI dan kami akan sangat berterima kasih kepada mereka. Sampai saat ini kita masih melakukan (merayu kembali ke ajaran Islam yang benar) itu," jelasnya.

Namun, jika nanti mereka kembali ke ajaran Islam yang baik dan benar, hal ini tidak akan menggugurkan kasus hukum yang akan menjeratnya.

"Dia (Aisyah) memberikan contoh ijab kabul menikah. Dia mengatakan bahwa saya bersaksi maka yang disaksikannya ada. Berarti wujud Allah itu harus diinderai. Maka dia mengaku telah bertemu dengan Allah," ujarnya. 

Berikut petikan Pendapat hukum MUI Kota Serang Nomor 01 tahun 2018

Memutuskan: Pendapat hukum ajaran Aisah dan Kerajaan Ubur-Ubur

Hukum:

1) Aisah selaku pimpinan kerajaan ubur-ubur meyakini bahwa dirinya merupakan perwujudan dari Allah SWT sang hyang tunggal yang memiliki makam dan petilasan di Kota Serang, adalah sesat dan menyesatkan.

2) Aisah selaku pimpinan kerajaan ubur-ubur meyakini bahwa Nabi Muhammad SAW adalah berjenis kelamin perempuan, lahir di Sumedang, Jawa barat, adalah sesat dan menyesatkan.

3) Aisah selaku pimpinan kerajaan ubur-ubur meyakini bahwa beriman kepada yg ghaib sesuai Al-Qur'an surat Al-Baqarah adalah beriman kepada Nyi Roro (Ratu Kidul) adalah sesat menyesatkan.

4) Aisah selaku pimpinan kerajaan ubur-ubur meyakini bahwa Ka'bah di Makkah bukan kiblat tempat shalat umat Islam , melainkan hanya rumah nabi tempat pemujaan saja, adalah sesat dan menyesatkan.

5) Aisah selaku pimpinan kerajaan ubur ubur meyakini bahwa batu Hajar Aswad disukai dan diciumi oleh orang Islam karena berbentuk alat kelamin perempuan adalah sesat dan menyesatkan.

Rekomendasi:

1) Kepada pihak Aisah dan para pengikut nya serta seluruh perangkat organisasi kerajaan ubur-ubur diminta untuk segera bertaubat dan kembali kepada ajaran Islam yang benar dibawah bimbingan dan binaan MUI kota Serang.

2) Kepada bapak Kapolres Serang Kota agar segera membubarkan Kerajaan Ubur-Ubur dan melakukan proses penegakan hukum menggunakan pasal penistaan/penodaan agama.

3) Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum agar suasana tetap kondusif, aman dan damai.[Liputan6]
Share it:

hukrim

Post A Comment: