Iklan

Upaya Kembangkan Potensi Wisata, Pemkab Aceh Tamiang Rangkul OKP dan Pegiat Wisata

28 Januari, 2020, 08.06 WIB Last Updated 2020-01-28T01:06:09Z
ACEH TAMIANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang, melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) gencar melakukan terobosan untuk berupaya mengembangkan berbagai potensi wisata yang ada dalam wilayah kabupaten tersebut.

Adapun salah satu terobosan yang dilakukan Disparpora Aceh Tamiang, yaitu berupaya merangkul Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Pegiat Wisata yang ada di kabupaten yang dikenal dengan gelaran 'Bumi Muda Sedia' tersebut.

Seperti yang berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Tamiang, beralamat di Kota Kualasimpang, Minggu (26/01/2020) malam. 

Dinas yang baru saja dinahkodai oleh Musrizal menggelar acara temu wicara dengan berbagai OKP dan Pegiat Wisata organisasi yang ada di Bumi Muda Sedia.

Amatan LintasAtjeh.com, acara temu wicara yang bertujuan untuk mendapatkan masukan serta pendapat tentang upaya mengembangkan potensi wisata yang ada di Bumi Muda Sedia itu, turut dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil, SH, M.Kn.

Saat berlangsungnya acara tersebut Bupati Mursil memberikan arahan bahwa Pemkab Aceh Tamiang perlu mempersiapkan unsur dari kepemudaan untuk memberikan sumbangsih ide, saran, dan juga kritikan yang bersifat membangun guna memajukan pembangunan wisata yang ada di Bumi Muda sedia.

"Saya  butuh sumbangsih dari para pemuda untuk mendongkrak kesuksesan pengembangan wisata yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang," demikian ungkap Bupati Mursil.

Lanjutnya lagi, selain peran dari unsur pemuda, peran institusi juga diperlukan untuk memajukan potensi pariwisata. Oleh karenanya, tambah Bupati, kreativitas dan inovasi juga turut mendukung keberhasilan program yang akan dirumuskan pada pertemuan ini.

Dalam pelaksanaan acara temu wicara tersebut, dibuka sesi tanya - jawab dan diskusi untuk menjaring berbagai pandangan dengan tujuan agar mendapatkan rumusan yang tepat dalam upaya mengembangkan potes wisata yang ada di Aceh Tamiang.

Beberapa masukan disampaikan dan dibahas bersama diantaranya, tentang kesiapan, juga pola pikir mindset serta perilaku masyarakat sehingga dapat memahami pentingnya pariwisata, kemudian mendapatkan ilmu terkait pengelolaan manajemen pariwisata, design dan juga pengembangan pariwisata. [ZF]


Komentar

Tampilkan

Terkini