-->




 


Ketua JPN Nagan Raya Ajak Masyarakat Dukung Program Penertiban Hewan Ternak Liar

13 Februari, 2022, 16.31 WIB Last Updated 2022-02-13T09:32:15Z

LINTAS ATJEH | NAGAN RAYA - Dewan Pengurus Daerah Jaringan Pertanian Nasional (DPD-JPN) Kabupaten Nagan Raya, ajak masyarakat untuk mendukung Program Pemerintah tehadap penertiban hewan ternak liar.

Ketua DPD-JPN Nagan Raya Afwan Ridha, ST kepada awak media, Minggu (13/02/2022) mengajak semua masyarakat agar sama-sama mendukung Program Pemerintah untuk penertiban hewan ternak liar.


“Karna selama ini yang digencarkan penertiban hewan ternak liar berupa penyadaran terhadap pemilik ternak, yang dilakukan secara terus menerus oleh Satpol PP, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya,” tuturnya.


Afwan juga menambahkan, dengan adanya upaya pemerintah tentang penertiban ternak liar, agar bisa peningkatan hasil panen pertani dan produk lokal (UMKM) melalui berbagai program pertanian pemerintah seperti  Food estate, Integrate Farming dan Smart Farming.


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM


“Kalau kita tidak saling menjaga tentunya masyarakat tidak dapat melakukan peningkatan hasil panen padi dan bahan pokok lainya, dengan pola IP 4.0 (4 kali setahun) dan tidak dapat meningkatkan produksi lahan sempit seperti kebun dan pekarangan rumah warga, karena terhalang oleh ternak liar yang menjadi ancaman serius,” imbuhnya.


Lanjutnya, ketika ternak liar masih berkeliaran tentu menganggu dan merusak lingkungan pemukiman, jalan, tempat umum dan lahan pertanian produktif lainya. 


“Oleh karena itu, mari sama-sama kita menjaga lingkungan Nagan Raya, dengan menertibkan ternak liar. Supaya hasil panen masyarakat maksimal, karena hasil panen pertanian jauh lebih tinggi dibandingkan hasil ternak tidak terpadu,” tambah Afwan. 


“Ketika ternak dengan tertib kita pelihara pasti hasil panen pertanian dan lahan kebun sayur masyarakat jauh lebih meningkatkan, maka peternakan pun mudah berjalan dengan beriringan, karena pakan ternak tersebut bersumber dari limbah hasil pangan yang melimpah dan lahan alternatif yang subur,” tutupnya.[Ms]

Komentar

Tampilkan

Terkini

hukrim

+