-->

Puluhan Murid MIN 3 Bireuen Beri Semangat Pekerja Jembatan Bailey, Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden Prabowo

01 Agustus, 2026, 13.38 WIB Last Updated 2026-08-01T06:38:38Z
LINTAS ATJEH | BIREUEN - Pemandangan mengharukan terlihat di lokasi pembangunan Jembatan Bailey di Gampong Tingkeum Manyang, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Sabtu (1/8/2026). Di tengah deru alat berat dan aktivitas para pekerja, puluhan murid kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bireuen datang memberikan dukungan moril serta mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas pembangunan kembali jembatan yang menjadi akses vital masyarakat.

Dengan wajah penuh semangat, anak-anak tersebut menyampaikan doa agar para pekerja selalu diberi kesehatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menyelesaikan pembangunan.

"Semangat bekerja, Pak. Kalau lelah silakan beristirahat, jangan menyerah. Terima kasih sudah membangun jembatan untuk masyarakat," ucap para murid serempak, yang langsung disambut senyum para pekerja.

Kegiatan itu bermula ketika rombongan siswa MIN 3 Bireuen mengikuti pembelajaran luar kelas berupa edukasi lingkungan di Gampong Kulu. Mereka mengunjungi lokasi penanaman ratusan bibit pohon yang sebelumnya ditanam oleh mahasiswa dan aktivis lingkungan, kemudian ikut menyiram tanaman sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam.

Dalam perjalanan kembali menuju sekolah, rombongan melintasi Jembatan Bailey yang masih menerapkan sistem buka-tutup karena proses pembangunan belum selesai. Saat kendaraan mengantre, para murid memperhatikan para pekerja yang terus bekerja di bawah terik matahari.

Atas pengawasan guru dan dengan izin petugas yang berjaga, para siswa kemudian turun dari kendaraan menuju lokasi yang aman untuk melihat secara langsung proses pembangunan sekaligus memberikan semangat kepada para pekerja.

Guru sekaligus wali kelas VI MIN 3 Bireuen, Marahzali, S.Pd., mengatakan pengalaman tersebut menjadi bagian dari pembelajaran karakter bagi para siswa.

"Kami ingin anak-anak belajar langsung bahwa setiap pembangunan membutuhkan kerja keras, pengorbanan, dan semangat gotong royong. Mereka juga belajar menghargai setiap profesi yang bekerja untuk kepentingan masyarakat," ujarnya.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Ia menyampaikan apresiasi kepada personel TNI, khususnya Serka Jafar beserta anggota lainnya, yang membantu mengamankan lokasi serta mendampingi para murid selama berada di sekitar proyek pembangunan.

Menurutnya, kehadiran TNI memberikan rasa aman sehingga kegiatan edukasi dapat berlangsung dengan tertib.

Apresiasi juga diberikan kepada personel Polisi Lalu Lintas yang sejak pagi dengan penuh kesabaran mengatur sistem buka-tutup kendaraan di Jembatan Bailey. Di tengah tingginya volume kendaraan, petugas tetap sigap mengatur antrean sehingga arus lalu lintas tetap berjalan aman, tertib, dan lancar.

Dedikasi para personel TNI dan Polri di lapangan menjadi teladan nyata bagi anak-anak tentang arti pengabdian kepada masyarakat.

Bagi para pekerja, ucapan sederhana dari anak-anak itu menjadi suntikan semangat tersendiri. Di balik pekerjaan berat yang mereka jalani setiap hari, dukungan tulus dari generasi muda menjadi pengingat bahwa setiap tetes keringat yang mereka curahkan akan menghadirkan manfaat besar bagi masyarakat.

Momen tersebut memperlihatkan indahnya kolaborasi antara dunia pendidikan, TNI, Polri, para pekerja, dan masyarakat dalam satu tujuan, yaitu membangun negeri. Di usia yang masih belia, para murid belajar secara langsung tentang kepedulian, gotong royong, rasa hormat kepada sesama, serta pentingnya menghargai setiap proses pembangunan.

Ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang lahir dari ketulusan hati anak-anak menjadi simbol harapan agar pembangunan Jembatan Bailey segera rampung, sehingga akses transportasi masyarakat kembali normal dan aktivitas ekonomi maupun pendidikan dapat berjalan lebih baik.
Peristiwa sederhana tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan karakter tidak hanya lahir di dalam ruang kelas, tetapi juga dari pengalaman nyata yang mengajarkan arti kepedulian, penghormatan terhadap kerja keras, dan kecintaan kepada bangsa Indonesia.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini