-->

Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat Aceh Barat, BAKORNAS LEPPAMI PB HMI Bakal AUR di Kantor Pusat PT. Agrabudi Jasa Bersama (AJB)

14 September, 2026, 17.22 WIB Last Updated 2026-09-14T10:25:09Z
LINTAS ATJEH | JAKARTA - Badan Koordinasi Nasional (BAKORNAS) Lembaga Pariwisata dan Pecinta Alam Mahasiswa Islam (LEPPAMI) Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendatangi Polda Metro Jaya dan menyurati Kapolda Metro Jaya terkait pelaksanaan aksi penyampaian pendapat dan penandatanganan petisi tuntutan yang akan dilaksanakan di Kantor Pusat PT. Agrabudi Jasa Bersama (AJB) yang beralamat di Gedung Cyber 1, Jalan Kuningan Barat Raya No. 8, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jakarta.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Korwil Aceh BAKORNAS LEPPAMI PB HMI, Tonicko Anggara kepada media yang juga bertindak sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi tersebut.

Tonicko Anggara menyampaikan aksi tersebut dilaksanakan sebagai bentuk nyata kehadiran dan kepedulian BAKORNAS LEPPAMI PB HMI secara kelembagaan dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat Aceh khususnya masyarakat di Kabupaten Aceh Barat.

"Aksi ini kami laksanakan sebagai bentuk nyata kehadiran dan kepedulian BAKORNAS LEPPAMI PB HMI secara kelembagaan dalam mengawal aspirasi masyarakat Aceh terkhususnya di Kabupaten Aceh Barat," kata Tonicko Anggara.

TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM

Tonicko Anggara melanjutkan dengan mengatakan bahwa aksi yang akan dilaksanakan tersebut akan berorientasi pada penuntasan persoalan-persoalan yang harus di pertegas, diperjelas dan dijawab secara konkret oleh PT Agrabudi Jasa Bersama (AJB) guna juga menyelesaikan persoalan-persoalan secara konkret pula.

"Orientasi pada aksi ini adalah penuntasan persoalan-persoalan secara konkret yang berkaitan langsung dengan PT Agrabudi Jasa Bersama (AJB) dengan keharusan yang kami harapkan PT Agrabudi Jasa Bersama (AJB) harus mau dan mampu mempertegas, memperjelas dan menjawab persoalan-persoalan yang yang ada terutama yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat di Kabupaten Aceh Barat." Lanjut Tonicko Anggara.

Di akhir keterangannya, Tonicko Anggara mengatakan bahwa pihaknya tidak anti terhadap investasi dan lanjut mengatakan bahwa aksi tersebut adalah bentuk nyata dari kepedulian terhadap iklim investasi di Aceh dengan keterlibatan generasi muda secara langsung dalam penuntasan persoalan-persoalan yang ada secara konkret.

"Kami tidak anti terhadap investasi justru ini adalah bentuk kepedulian generasi muda terhadap terciptanya kestabilan iklim investasi di Aceh dengan turun langsung mengawal untuk penuntasan persoalan-persoalan agar dapat berjalan dengan baik. Yang harus di anti kan tersebut adalah para investor atau korporasi yang merusak iklim investasi di Aceh dengan sikap yang tidak aspiratif, arogan, tidak humanis dan tidak miliki orientasi menjaga dan merawat kestabilan sosial masyarakat dan daerah yang menjadi wilayah operasi nya," tutup Tonicko Anggara.[*/Red]
Komentar

Tampilkan

Terkini