-->








Lingkungan Kumuh Lhokbani Disulap Jadi Pemukiman Nyaman

08 Desember, 2015, 17.34 WIB Last Updated 2015-12-08T10:37:07Z
LANGSA - Lingkungan kumuh yang merupakan daerah rawa dan bekas tambak di pinggiran pantai Kuala Langsa ini, disulap menjadi lingkungan yng bersih dan nyaman dengan pembangunan sarana dan prasarana  insfrastruktur yang baik di daerah Lhokbani Pusong Kota Langsa.

Terik panas matahari siang itu, tak menghalangi niat seorang ibu yang yang ditemani kedua anaknya dan tokoh masyarakat setempat bermaksud ingin menemui dan mengucapkan terima kasih secara langsung kepada Fery di mess tempat gudang alat kerja pihak PT. Bahtera Karang Raya, selaku pelaksana pembangunan sarana dan prasarana insfrastruktur lingkungan pemukiman kumuh di Lhokbani Kecamatan Langsa Baroe, Kota Langsa.

Wanita itu, Ibu Nur (45), merasa bersyukur karena daerah Lhokbani sudah berubah menjadi lingkungan yang nyaman. Bahkan Ibu Nur juga bermaksud akan mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah juga Wali Kota Langsa. Selasa (08/12/2015). 

"Kami bersama ingin menemui Bapak Fery, dan kami ingin mengucapkan terima kasih karena lingkungan pemukiman kami telah diperbaiki dan disulap sedemikian rupa," ujar ibu Nur (45) sembari memegang lengan wartawan lintasatjeh.com.

"Dan selain itu kami juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Walikota Langsa (Bapak Usman Abdullah atau Toke Su Eum)," ungkap Ibu Nur. 

Sedangkan, Ambia yang bersama ibu Nur, selaku tokoh masyarakat di lingkungan Lhokbani ketika ditanyai wartawan, dirinya juga merasa puas dan bangga atas pembangunan lingkunganya. Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Walikota Langsa dan juga kepada pelaksananya.

"Kami merasa bangga dan bersyukur juga mengucapkan terimakasih kepada Pemko Langsa juga kepada pihak rekanan sebagai pelaksana. Sebab lingkungan kami yang kumuh dan rawa juga merupakan bekas tambak bagai disulap menjadi lingkungan seperti lingkungan kota," papar Ambia yang diaminkan, Tagor sebagai tokoh pemuda dilingkungan Lhokbani.

Sementara itu, pihak rekanan pelaksana. PT Bahtera Karang Raya ketika dikonfirmasi melalui selularnya, menjelaskan dalam pelaksanaan di lapangan kami sudah melakukan pekerjaan yang menggunakan dana APBN dengan maksimal demi kepentingan masyarakat. Banyak dari volume fisik seperti jalan induk sepanjang 750 meter, jalan lingkungan pengadaan dan pemasangan lampu, bak sampah, pasangan batu, dengan pekerjaan selama 210 hari kerja dengan harapan selesai tepat waktu, dan saat ini pekerjaan sudah mencapai 95%.

"Tidak ada kendala dan masalah di lapangan, hanya kendala alam saja, apabila kondisi hari hujan. Kami sangat berharap dukungan dari semua pihak agar pekerjaan yang hanya tinggal 5% lagi selesai tepat waktu, tidak ada kendala apapun dan semua pembangunan ini bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Fery.

Kemudian Sekda Kota Langsa Syahrul Tayeb ketika dikonfirmasi lintasatjeh.com melalui pesan singkatnya, terkait hal tersebut dirinya menjelaskan sangat bersyukur kepada Allah SWT, karena Allah lah yang memberi kita semua.

"Alhamdulillah, pembangunan tentunya diutamakan untuk kesejahteraan masyarakat di Kota Langsa. Pemerintah dan  DPRK tentunya menyerap dan merealisasikan aspirasi masyarakat," kata Sekda Syahrul Tayeb.

"Selain itu juga kita ada program ingin mempercepat pembangunan di Kota Langsa antara lain jalan lingkar Alur Dua ke Bate Puteh dan juga penyediaan tanah untuk rumah sakit rujukan Regional dan perumahan  untuk PNS dengan Bapertarum," tutup Syahrul Tayeb. [W4]
Komentar

Tampilkan

Terkini