![]() |
| IST |
Dia
mengatakan akan melarang imigran muslim di seluruh dunia masuk ke Amerika
Serikat.
Trump
menegaskan seandainya terpilih dalam pemilu tahun depan, dia serius
menghentikan orang Islam untuk dapat masuk ke Negeri Paman Sam. Pelarangan itu,
menurutnya, harus dilakukan dari pintu imigrasi darat, laut, maupun udara.
"Larangan
(masuk) itu berlaku sampai kita bisa memutuskan dan mengerti permasalahan
ideologi Islam dan ancamannya yang berbahaya. Negara ini tidak bisa menjadi
korban serangan kaum percaya pada konsep Jihad dan tidak memiliki nalar untuk
menghormati sesama manusia," ujar Trump dalam pernyataannya kepada awak
media kemarin, seperti dikutip dari laman BBC, Selasa (7/12).
Kantor
berita the Associated Press hari ini menanyakan bagaimana tanggapan warga
muslim di luar Amerika terhadap pernyataan Trump itu. Berikut di antaranya:
Aya,
22 tahun, lulusan dari sebuah kampus di Kairo, Mesir:
"Saya
terlahir dari orangtua muslim dan memakai jilbab sejak masih kecil. Sekarang
saya ateis tapi saya tidak bilang pada siapa pun. Pertanyaan saya buat Donald
Trump: Bagaimana Anda tahu orang yang dilarang masuk ke Amerika itu adalah
muslim? Bukankah kaum ekstremis itu memalsukan Islam dan masuk ke negara Anda
sebagai seorang Kristen atau ateis kemudian masih bisa melancarkan serangan
bom? Bukan begitu caranya melawan terorisme.
_____
Bassim
Yusuf, mantan pembaca acara bincang-bincang di Timur Tengah:
"Saya
baru tahu Donald Trump adalah seorang Nazi tulen," kata dia di akun
Twitternya.
_____
Tariq,
22 tahun, mahasiswa di Kairo
"Saya
tidak salat. Teman-teman saya juga begitu. Saya sudah hampir sama muslimnya
dengan Trump. Melarang muslim? Apa dia tidak tahu banyak orang Islam adalah
muslim KTP?
_____
Yara
Faris, 23 tahun, wartawan di Tepi Barat. Dia ingin sekolah jurnalisme di
Universitas Columbia di Amerika Serikat.
"Amerika
akan tetap menjadi tempat belajar terbaik di dunia, dan saya pikir Amerika
tidak akan menolak warga muslim masuk hanya karena mereka muslim.
Saya
melihat Trump sebagai orang gila. Dia selalu menyampaikan pernyataan gila dan
baru-baru ini saya baca, 60 persen pernyataan Trump itu berdasarkan informasi
yang salah."
_____
Usamah
Sallah, pengusaha Palestina di Yerusalem yang pernah tinggal di Amerika Serikat
selama 14 tahun
"Saya
pikir pernyataan itu memalukan. Itu bukan Amerika yang saya tahu dan saya yakin
mayoritas rakyat Amerika tidak setuju dengan pernyataan itu karena tidak
mewakili nilai-nilai Amerika.
Bagi
mereka yang setuju dengan pernyataan Trump, saya ingin tanya: Bagaimana
perasaan kalian jika orang Arab dan negara muslim melarang orang Amerika masuk
ke negaranya?"[Merdeka]



.jpg)



