Iklan

Update 9 Maret, Virus Corona Menginfeksi 110.063 Orang di 110 Negara

09 Maret, 2020, 21.31 WIB Last Updated 2020-03-09T14:31:28Z
Ilustrasi virus corona di Eropa

LINTAS ATJEH | JAKARTA - Minggu (8/3/2020), Juru Bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengonfirmasi dua kasus baru Covid-19 di Indonesia. Dengan begitu, pengidap Covid-19 menjadi enam orang.

"Menambah dua kasus postitif. Pertama disebut kasus 05. Laki-laki 55 tahun ini adalah hasil laboratorium yang kita dapat," ujar Yuri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (8/3/2020).

"Lanjutan dari tracking klaster Jakarta. Tadi dapat data laboratorium yang bersangkutan confirm Covid-19," kata dia.

Adapun, klaster Jakarta merupakan rangkaian dari peristiwa yang menularkan pasien dalam Kasus 1.

Kedua, Yuri menjelaskan, pasien yang confirm kasus Covid-19 yang disebut sebagai kasus 06 merupaan laki-laki 36 tahun.

"Imported case yang dia dapat dari Jepang pada saat dia kerja sebagai awak kapal Diamond Princess," ujar dia.

Yuri mengatakan keduanya saat ini stabil dan tidak membutuhkan alat bantu pernapasan serta infus.

Keduanya juga tidak mengalami demam, batuk, dan pilek.

Sebelumnya, pemerintah telah memeriksa 620 spesimen di Indonesia terkait Covid-19.

Menurut data Worldmeters update virus corona, virus SARS-CoV-2 hingga hari ini telah menginfeksi 110 negara di seluruh dunia dan satu kapal pesiar Internasional Diamond Princess yang berlabuh di Yokohama, Jepang.

Sebanyak 110.063 orang di seluruh dunia terinfeksi dengan angka kematian sebanyak 3.828 orang.

Sementara itu, pasien yang dinyatakan sembuh pun terus mengalami peningkatan. Hingga pukul 9.25 WIB, sedikitnya 62.276 orang dinyatakan sembuh.

Berikut ini update terbaru jumlah infeksi dan kematian akibat virus corona yang dipaparkan Worldometer, https://www.worldometers.info/coronavirus/.

1. China: 80.735 terinfeksi (39 kasus baru) dan 3.119 meninggal (22 kematian baru)
2. Korea Selatan: 7.382 terinfeksi (248 kasus baru) dan 51 meninggal (1 kematian baru)
3. Italia: 7.375 terinfeksi (1.492 kasus baru) dan 366 meninggal (133 kematian baru)
4. Iran: 6.566 terinfeksi (743 kasus baru) dan 194 meninggal (49 kematian baru)
5. Perancis: 1.209 terinfeksi (260 kasus baru) dan 19 meninggal (3 kematian baru)
6. Jerman: 1.040 terinfeksi (240 kasus baru)
7. Diamond Princess: 696 terinfeksi dan 7 meninggal
8. Spanyol: 674 terinfeksi (149 kasus baru) dan 17 meninggal (7 kematian baru)
9. Amerika Serikat: 541 terinfeksi (106 kasus baru) dan 22 meninggal
10. Jepang: 502 terinfeksi (41 kasus baru) dan 7 meninggal (1 kematian baru)
11. Swiss: 332 terinfeksi dan 2 meninggal
12. Inggris: 278 terinfeksi dan 3 meninggal
13. Belanda: 265 terinfeksi dan 3 meninggal
14. Swedia: 203 terinfeksi
15. Belgia: 200 terinfeksi
16. Norwegia: 176 terinfeksi
17. Singapura: 150 terinfeksi
18. Hong Kong: 115 terinfeksi dan 3 meninggal
19. Austria: 104 terinfeksi
20. Malaysia: 99 terinfeksi
21. Bahrain: 85 terinfeksi
22. Australia: 81 terinfeksi dan 3 meninggal
23. Yunani: 73 terinfeksi
24. Kuwait: 64 terinfeksi
25. Kanada: 64 terinfeksi
26. Irak: 60 terinfeksi dan 6 meninggal
27. Islandia: 58 terinfeksi
28. Mesir: 55 terinfeksi dan 1 meninggal
29. Thailand: 50 terinfeksi dan 1 meninggal
30. Taiwan: 45 terinfeksi dan 1 meninggal
31. Uni Emirat Arab: 45 terinfeksi
32. India: 43 terinfeksi
33. Israel: 39 terinfeksi
34. San Marino: 36 terinfeksi dan 1 meninggal
35. Denmark: 35 terinfeksi
36. Lebanon: 32 terinfeksi
37. Republik Ceko: 32 terinfeksi
38. Portugal: 30 terinfeksi
39. Vietnam: 30 terinfeksi
40. Brasil: 25 terinfeksi
41. Finlandia: 25 terinfeksi
42. Irlandia: 21 terinfeksi
43. Algeria: 20 terinfeksi
44. Palestina: 19 terinfeksi
45. Rusia: 17 terinfeksi
46. Oman: 16 terinfeksi
47. Slovenia: 16 terinfeksi
48. Ekuador: 15 terinfeksi
49. Qatar: 15 terinfeksi
50. Romania: 15 terinfeksi
51. Arab Saudi: 15 terinfeksi
52. Georgia: 13 terinfeksi
53. Kroasia: 12 terinfeksi
54. Argentina: 12 terinfeksi dan 1 meninggal
55. Polandia: 11 terinfeksi
56. Makau: 10 terinfeksi
57. Estonia: 10 terinfeksi
58. Chili: 10 terinfeksi
59. Filipina: 10 terinfeksi dan 1 meninggal
60. Azerbaijan: 9 terinfeksi
61. Kosta Rika: 9 terinfeksi
62. Meksiko: 7 terinfeksi
63. Pakistan: 7 terinfeksi
64. Hungaria: 7 terinfeksi
65. Peru: 7 terinfeksi
66. Belarus: 6 terinfeksi
67. Indonesia: 6 terinfeksi
68. Republik Dominika: 5 terinfeksi
69. Luksemburg: 5 terinfeksi
70. Selandia Baru: 5 terinfeksi
71. Guyana Perancis: 5 terinfeksi
72. Guyana, Amerika Selatan: 5 terinfeksi
73. Slovakia: 5 terinfeksi
74. Afganistan: 4 terinfeksi
75. Bulgaria: 4 terinfeksi
76. Maladewa: 4 terinfeksi
77. Senegal: 4 terinfeksi
78. Latvia: 3 terinfeksi
79. Makedonia Utara: 3 terinfeksi
80. Bangladesh: 3 terinfeksi (kasus baru)
81. Republik Bosnia dan Herzegovina: 3 terinfeksi
82. Malta: 3 terinfeksi
83. Afrika Selatan: 3 terinfeksi
84. Kamboja: 2 terinfeksi
85. Moroko: 2 terinfeksi
86. Tunisia: 2 terinfeksi
87. Albania: 2 terinfeksi (kasus baru)
88. Kamerun: 2 terinfeksi
89. Kepulauan Faroe: 2 terinfeksi
90. Martinique: 2 terinfeksi
91. Saint Martin: 2 terinfeksi
92. Andorra: 1 terinfeksi
93. Armenia: 1 terinfeksi
94. Bhutan: 1 terinfeksi
95. Gibraltar: 1 terinfeksi
96. Kolumbia: 1 terinfeksi
97. Lithuania: 1 terinfeksi
98. Liechtenstein: 1 terinfeksi
99. Moldova: 1 terinfeksi
100. Monako: 1 terinfeksi
101. Nepal: 1 terinfeksi
102. Nigeria: 1 terinfeksi
103. Serbia: 1 terinfeksi (kasus baru)
104. Sri Lanka: 1 terinfeksi
105. St. Barth: 1 terinfeksi (kasus baru)
106. Ukraina: 1 terinfeksi
107. Paraguai: 1 terinfeksi
108. Serbia: 1 terinfeksi
109. Togo: 1 terinfeksi
110. Vatikan: 1 terinfeksi
111. Yordania: 1 terinfeksi

Dari data di atas, Italia adalah negara dengan jumlah kasus dan kematian baru terbanyak, yakni bertambah 1.492 kasus dan orang yang meninggal bertambah 133 pada hari Minggu.

Dengan tambahan daftar tersebut, lebih dari 7.300 orang di Italia telah terinfeksi dan total meninggal menjadi 366.

Selain Italia, Iran juga menunjukkan penambahan kasus mencapai 743 orang, sehingga totalnya menjadi 6.566. Sementara itu ada 49 korban meninggal baru yang membuat jumlah total kematian menjadi 194 orang.

Dilansir Aljazeera, Senin (9/3/2020), wabah virus corona di China dan Korea Selatan tampaknya melambat.

Direktur Eksekutif WHO Health Emergency Program, Michael Ryan, mengatakan pengendalian virus tidak akan menghilangkan virus tersebut.

Namun, pengendalian akan berguna untuk pemerintah mempersiapkan strategi di wilayah-wilayah perbatasan.

"Jika kita beruntung dan melakukan pekerjaan (mengendalikan virus) dengan baik, kita punya kesempatan untuk menghentikan transmisi atau penularan," tutur Ryan.

Minimal, pengendalian ini akan menurunkan jumlah penyebaran virus secara signifikan.

"Juga memberikan waktu bagi fasilitas kesehatan untuk bersiap, penyediaan PPE (Personal Protective Equipment), persiapan laboratorium, dan training untuk ahli kesehatan," tambah Ryan.

WHO mengatakan aksi pertama yang harus dilakukan negara-negara terdampak Covid-19 adalah mengidentifikasi pasien yang terkena virus.

Kemudian, menemukan kasus infeksi serta merunut orang-orang yang berkontak atau berada di sekitar pasien tersebut. Dilanjutkan dengan masa inkubasi dan pelayanan kesehatan di rumah sakit.[Kompas]
Komentar

Tampilkan

Terkini