-->

Mafia Tanah di Abdya Diminta Berhenti Provokasi Masyarakat

16 Juli, 2021, 14.16 WIB Last Updated 2021-07-16T08:22:35Z

LINTAS ATJEH | ABDYA - Mafia tanah diminta berhenti memprovokasi masyarakat untuk menggarap lahan eks HGU PT Cemerlang Abadi (CA) yang terletak di Desa Cot Seumantok, Kecamatan Babahroet, Kabupaten Abdya.


Hal itu disampaikan Kapolres Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), melalui Kasat Reskrim Erjan Dasmi saat mensosialisasi larangan penyerobotan lahan eks HGU PT CA, di Kantor Camat Kecamatan Babahrot, Kamis (15/07/2021). 


"Kita berharap para keuchik dan camat di Abdya untuk meneruskan himbauan yang telah di sepakati oleh Forkopimkab Abdya. Jangan sampai para keuchik ikut memprovokasi masyarakatnya sendiri," tegasnya.


Dia mengajak semua elemen masyarakat Abdya untuk sama-sama mensosialisasikan himbauan larangan penyerobotan lahan eks HGU PTCA  kepada warga agar tidak terpropokasi oleh oknum-oknum yang mencari kepentingan sendiri.


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM


Dia juga menyebutkan ada oknum keuchik yang ikut terlibat dalam upaya mengelabui masyarakat melakukan penggarapan lahan tersebut.


“Sebenarnya saya tahu, bahwa ada oknum keuchik yang ikut terlibat untuk menggarap lahan HGU PT CA secara illegal,” jelas Erjan.


Oleh karena itu, ia mengingatkan kepada oknum keuchik tersebut supaya berhenti dan tidak terlalu jauh terlibat. Bahkan dirinya menyarankan agar semua pihak untuk menahan diri sebelum adanya salinan keputusan dari Mahkamah Agung (MA).


"Keuchik juga bagian dari pemerintahan, jadi jangan malah ikut-ikutan terlibat untuk membantu mafia tanah yang hanya mementingkan kepentingan kelompok dan pribadinya, karena kita punya aturan dan mekanismenya. Jadi kita berharap kepada masyarakat untuk bersabar terlebih dahulu," pungkas Erjan.[Wahyu]

Komentar

Tampilkan

Terkini