LINTAS ATJEH | BIREUEN - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXVIII tingkat Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, resmi ditutup pada Senin malam (19/10/2026) di Aula Kantor Camat Peusangan. Kegiatan tersebut diikuti 208 peserta dan berlangsung meriah meski diguyur hujan rintik-rintik.
Penutupan dihadiri Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Bireuen Munawar, SKM., M.Kes., anggota DPRK Bireuen M. Yunus dari Fraksi Partai Aceh Dapil II Peusangan, Camat Peusangan Alfian, S.Sos., Sekcam Rahmad Harahap, unsur Muspika, serta para mukim, keuchik, dewan hakim, panitia, peserta, dan masyarakat.
Turut hadir Danramil 06/Peusangan Kapten Kav. Imron Suryadani, perwakilan Polsek Peusangan Kanit Samapta Aipda Heriyanto, Koordinator Dewan Hakim yang juga Kepala KUA Peusangan Tgk. Ismuhar, pihak puskesmas, Mukim,serta Ketua APDESI Peusangan Keuchik Abdurrahman dan para umum Gampong.
Dalam sambutannya, Camat Peusangan Alfian menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ. Ia berharap pelaksanaan MTQ mendatang dapat digelar di tempat terbuka atau lapangan agar mampu menampung lebih banyak masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Bireuen Munawar menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang tetap hadir meski dalam kondisi hujan, hingga aula dipadati undangan dan sebagian masyarakat berada di luar ruangan.
Ia berharap MTQ tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga melahirkan generasi Qurani yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bireuen hingga tingkat nasional.
“Harapan kita bersama, semoga ada anak-anak Peusangan yang berhasil meraih prestasi hingga tingkat nasional,” ujarnya.
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA LINTASATJEH.COM
Acara dilanjutkan dengan pembacaan hasil pleno dewan hakim oleh Koordinator Dewan Hakim Tgk. Ismuhar. Pengumuman para juara disambut sorakan dan tepuk tangan meriah dari peserta serta masyarakat yang hadir.
Ketua Panitia MTQ XXXVIII, Rahmad Harahap,SH, kemudian memanggil para pemenang untuk menerima trofi dan uang pembinaan sesuai kategori perlombaan. Sementara itu, sertifikat diberikan kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Berdasarkan daftar hasil perlombaan yang dihimpun, sejumlah peserta berhasil meraih juara pertama pada berbagai cabang, di antaranya:
- Tartil: Muhammad Al Fathan (putra) dan Cut Humaira (putri).
- Tilawah anak-anak: Al Haikal (putra) dan Aminah (putri).
- Tilawah remaja: Ahmad Musyarraf (putra) dan Nafis (putri).
- Hifzil 1 juz: Uwaisul Qarani (putra) dan Maulidya Putri (putri).
- Qiraah Sab’ah Murattal: Arini Maulida (remaja putri) dan Abbid Asshiddiq (dewasa putra).
- Qiraah Sab’ah Mujawwad: Izzatul Ulya (remaja putri).
- Fahmil: Sultan Khalid (putra) dan Sakhra Mazaya (putri).
- Syarhil: M. Waliyuddin (putra) dan Ghina Safira (putri).
- Khattil Naskah: Rizal Fahmi (putra) dan Fuzatul Husna (putri).
- Khattil Hiasan Mushaf: Widad Mahira (putri).
- Khattil Kontemporer: Muhammad Idris (putra) dan Wirda Amelia (putri).
- Karya Tulis Ilmiah: Rizqy Almayasri (putra) dan Raudhatul Ilmia (putri).
- Hafalan Hadis: Saqui Ramedahan (putra).
Adapun sejumlah cabang lainnya juga mengumumkan pemenang sesuai hasil penilaian dewan hakim. Penetapan juara mengikuti hasil pleno, termasuk ketentuan standar nilai pada masing-masing kategori.
Pada pelaksanaan MTQ ke-XXXVIII ini, panitia tidak menetapkan juara umum. Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda Peusangan untuk terus mempelajari, memahami, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.[*/Red]
